semoga suka yah:) kalo jelek maaf:)
Pertemuan Singkat
>>>
Pertemuan Singkat…
Dan berjalan sangat cepat…
Ify berjalan kesebuah gubuk yang ada diarah taman kompleknya, ia sedang kehujanan. Ia hanya numpang untuk berteduh sebentar disana. Sampai disana Ify membersihkan wajahnya yang terkena air hujan
“Kampret banget sih, tiba-tiba hujan” gerutunya
“Untuk ada nih gubuk, kalo gak ada kan bisa basah-basahan” omelnya lagi
Ify masih saja ngomel-ngomel gak jelas, akhirnya pundaknya dicoel seseorang dan sontak Ify menoleh dengan tatapam heran
“Ada apa?” tanyanya ketus karna moodnya lagi gak baik
“Maaf mbak, bisa gak, gak usah ngomel-ngomel? Saya mau tidur mbak” jawab orang itu kalem
Tidak di sangka…
Aku langsung terhipnotis olehmu…
Deg! Jantung Ify berdetak cepat melihat orang itu, keringat dingin mengalir dipelipisnya. Berkali-kali ia menelan ludahnya, matanya pun tak berkedip dari tadi
“Eh,… Maaf gak tahu, tadi lagi emosi sih” ucap Ify terbata-bata, orang itu hanya menggulum senyum yang manis
“Gak papa kok. Btw, kenapa kamu marah?” tanyanya
“Itu gara-gara hujan, jadinyakan baju gue basah” rengek Ify
“Haha, gak papa kok, masih cantik” kata orang itu tersenyum. Pipi Ify merah merona
“Hehe, makasih yah” jawab Ify tersenyum. Sesaat orang itu terdiam
“Oh iya, nama kamu siapa?” Tanya orang itu
“Alyssa Saufika Umari panggil aja Ify. Kalo lo?”
“Mario Stevano Aditya Haling, panggil aja Rio”
“Oh Rio yah, kelas berapa?”
“Kelas 2 sma. Kalo kamu?”
“Sama aja” ucap Ify ngengir
“Eh, hujannya udah reda. Aku pulang yah” pamit Rio
“Bay Rio” jawab Ify melambaikan tangannya
Ify senyum-senyum sendiri kayak orang gila. Ia pun mengikutin jejak Rio pulang kerumah
>>>
Ify makin sering kegubuk itu melihat Rio, emang Rio sering kesana, tapi Ify gak tahu alasannya. Suatu ketika Ify menanyakan hal itu dengan Rio
“Eh Yo, boleh nanya?” Tanya Ify hati-hati. Rio kelihatan bingung lalu ia tersenyum
“Boleh, mau Tanya apa Fy?”
“Lo, kenapa sering ke sini? Apa ada kenangan lo sama seseorang?” Tanya Ify hati-hati. Sontak raut muka Rio sedih. Ia menatap atap gubuk itu
“Alasan gue kesini adalah… Kalo gue kesini karna bisa nginget sama nyokap Fy” jawab Rio pilu
“Eh Yo, gak usah diterusin” kata Ify gak enak hati
“Gak papa kok Fy, lo juga harus tahu. Hmm, kalo gue kesini gue serasa deket sama nyokap”
“Kenapa emangnya nyokap lo Yo?”
“Nyokap meninggal karena Leukimia” kata Rio sedih
“Ah? leukimia?” Tanya Ify kaget
“Iya leukemia, terus mama juga meninggalnya digubuk ini Fy, makanya gue terasa deket dengan mama” kata Rio tesenyum
“Yah udah, kan ada aku Yo” ceplos Ify
“Eh?” Tanya Rio kaget. Ify langsung malu
“Eh, tadi salah ngomong yo, serius” ucap Ify terbata-teba
“Fy, kalo gue boleh jujur, gue suka sama elo” kata Rio lirih
“Apa? Gue gak salah denger yo?” kaget Ify
“Serius, lo mau jadi pacar gue?”
“GUE MAU YO, MAU BANGET SURIUS DEH” teriak Ify gak jelas. Rio ngakak lihat ekspresi Ify seperti itu
“Lo gila banget Fy, teriak-teriak kayak gitu” ucap Rio ketawa lepas. Ify hanya nyengir gak jelas, ia senang karena akhirnya Rio bisa ketawa lepas kayak gitu
>>>
Setidaknya kamu…
Sempat menjadi milikku…
“Rio mana yah? Kok belum kelihatan?” guman Ify. Ia melihat Rio keluar dari mobil Avanza dengan dituntun oleh seorang cewek. Ify cemburu melihat adegan itu
“Kamu jahat yo, jahat!” seru Ify. Ify tidak jadi pergi menuju gubuk itu melainkan pulang kerumah
>>>
Sudah seminggu ini Ify tidak ada di gubuk itu. Rio terlihat cemas disana, ditemanin dengan seorang cewek
“Yo, udah malam, pulang yuk, kayaknya temen kamu gak datang lagi” ucap wanita itu
“Bentar kak, please sebentar lagi. Aku yakin Ify datang” jawab Rio lirih
“Oke, bentar lagi. Kalo jam 7 masih gak ada kita pulang” sahut wanita itu
Rio masih ada disana dengan muka pucat. Wanita itu khawatir melihat Rio
“Yo, udah jam 7. Ayok kita pulang, papa udah nelpon suruh kamu ke rumah sakit”
“Iya kak” kata Rio lirih
>>>
Meski pun tak lama hal itu…
Telah membuat ku bahagiaa…
Hujan telah menghuyur kota Jakarta, Ify sudah berada disana sejak pulang sekolah tadi. Ia tak tahan melihat Rio menduakannya. Akhirnya Rio datang dengan wanita yang dilihat Ify selama seminggu ini. Ify hanya diam melihat itu, ia pura-pura tidak tahu. Saat melihat Ify, Rio senang, ia pun menyuruh cewek itu pulang
“Hay Fy, kemana saja kamu? Kok gak pernah kesini?” Tanya Rio
“Gue sibuk” jawab Ify singkat
“Kamu kenap Fy?” Tanya Rio
“Stop deh Yo! Aku tahu kamu selingkuh! Jadi gak usah baik-baik gitu!” bentak Ify, Rio terperanjat
“Maksud kamu apa Fy?” Tanya Rio bingung
“Seminggu ini aku memata-matain kamu Yo! Kamu selalu pergi dan pulang denga cewek! Seperti tadi, aku cemburu Yo!” seru Ify
“Fy, please dengerin aku. Aku gak selingkuhin kamu” bantah Rio
“Bohong! Stop Yo, sekarang gak usah perduliin aku. KITA PUTUS YO!” kata Ify menangis lalu keluar dari gubuk itu dengan basah mengguyur badannya. Rio menggejar Ify, tiba-tiba badannya seperti mati rasa, ia pun pingsan
>>>>
Kau buat hidupku, tak bearti tanpa kamu…
Dan kini kau menghilang, aku langsung terhipnotis olehmu…
Sejak kejadian itu Ify dengan Rio tidak pernah kegubuk itu. Dan sekarang Ify menjadi galau…
Ify sering melewati gubuk itu untuk melihat Rio, tapi Rio tidak ada disana. Hey! Kemana dia? Mengapa ia menghilang? Dia bilang bahwa gubuk itu adalah kenangan denga nyokapnya! Kenapa ia tidak datang 2 minggu ini?
Ify menjadi risau. Ia tidak tahu dimana rumah Rio, satu-satunya jalan yaitu ketemu sama cewek yang sering bersama Rio. Tapi bagaimana bisa dia mencari wanita itu?
Ia tidak tahu dimana sekolah Rio, ia tidak tahu nomor hape Rio, salah satunya ia mencari nama Rio di FaceBook
“Mario Stevano Aditya Haling” guman Rio saat mengetik nama Rio di bagian search di FaceBook
“Eh ini PP nya mirip Rio” ucap Ify. Ia melihat wall dan photo di FB Rio
Ia melihat wall Rio dengan air yang mengalir dipipinya. Akhirnya ia tahu, wanita itu adalah sepupunya Rio, kak Sivia Azizah
Apa maksud wall dari teman-teman Rio, bahwa Rio telah meninggal? Ify buru-buru mencatat alamat rumah Rio dan langsung pergi kesana
>>>
Dengan masalah besar kini hadapi…
Segitu saja perjuanganmu…
Untukku?
Deg, dada Ify bergemuruh cepat, badannya bergetar hebat. Rio meninggal? Ify terduduk lemas didepan pintu rumah Rio. Tiba-tiba seorang wanita menghampiri dirinya
“Ify?” Tanya wanita itu. Ify menegakkan kepalanya lalu menggangguk
“Boleh bicara sebentar?” Tanya wanita itu
“Boleh” ucap Ify lemas
Wanita itu mengajak Ify ke taman belakang rumahnya
“Aku Sivia, kakak sepupunya Rio yang kamu sangka sebagai selingkuhan Rio” kata Sivia to the poin. Ify diam mematung
“Kenapa kamu tiba-tiba putusin Rio?!” Tanya Sivia dengan amarahnya yang tertahan
“Aku cemburu” ucap Ify lirih
“Kenapa? Gara-gara aku sering mengantar Rio?”
“Ya! Kenapa Rio tidak bilang ke aku kalo kamu sepupunya? Malah ia memilih diam? Dan kenapa dia meninggal ini?!” ucap Ify emosi
“Itu karna enggak mau bikin kamu khawatir!”
“Maksud kamu?”
“Rio meninggal gara-gara penyakit Leukimia turunan dari Mamanya”
“Ah?”
“Kamu gak percaya? Kamu tahu kenapa Rio sering ada di gubuk itu?”
“Apa?”
“Karna kamu adalah semangat HIDUP RIO! GARA-GARA KAMU RIO BISA BERTAHAN SAMPAI SINI! Tapi, gara-gara kamu mutusin Rio, keadaannya kembali koma” ucap Sivia menangis
“AKU GAK TAHU!” seru Ify menangis
“KALO RIO JUJUR SAMA AKU, AKU GAK BAKAL SEPERTI INI!” seru Ify
“Terserah kamu. Ini dari Rio” kata Sivia memberikan surat dari Rio
--- Dear Alyssa Saufika Umari
Hay Fy:) maafin aku yah selama ini. Itu sepupu aku, kukira kamu tahu siapa itu… ternyata kamu sama sekali ga tahu. Fy maafin aku, mungkin saat aku kasih surat ini aku enggak ada didunia ini lagi.
Aku sayang kamu Fy, mungkin takdir udah nentuin kita kayak gini:’)
Aku punya penyakit Leukimia turunan dari mama:’). Aku tahu itu tidak lama dari kita jadian Fy, maafin aku Fy, kalo kamu gak maafin aku. Aku gak bisa tenang:’(. Maafin aku fy:’)
I love you:*
Aku nanti akan ada dimimpimu sayang:*
M.S.A.H---
Ify menangis terseduh. Rasanya ia ingin mengulang kejadian hari ia memutusin Rio. Tapi bagimana halnya? Kita tidak bisa mengulang hari itu. Memang, penyesalan datang di akhir-akhir
>>>
“Pertemuan singkat… Dan berjalan sangat cepat…” ucap Ify bersandung lemah
THE END